Ditulis oleh Tim Editorial TanyaSehat · Ditinjau oleh Tim Editorial TanyaSehat (review internal) pada 2026-08-30 · Diperbarui 2026-08-30
Jawaban singkat
Untuk orang tanpa diabetes, gula darah dua jam setelah makan umumnya di bawah 140 mg/dL. Rentang 140-199 mg/dL masuk kategori prediabetes, dan 200 mg/dL atau lebih memenuhi kriteria diabetes. Angka ini adalah acuan skrining, bukan diagnosis, dan selalu dibaca bersama konteks.
Kenapa pengukuran "setelah makan" penting
Gula darah naik setelah makan dan turun bertahap, sehingga pengukuran dua jam menangkap puncak respons tubuh.
Hasil setelah makan sering lebih dulu menunjukkan gangguan toleransi glukosa dibanding hasil puasa.
Mengetahui rentang ini membantu membaca hasil tanpa panik atau menyepelekan.
Yang memengaruhi angka setelah makan
Jenis dan porsi karbohidrat. Nasi, minuman manis, dan makanan olahan menaikkan lebih cepat.
Aktivitas setelah makan. Jalan ringan membantu menurunkan puncak.
Kondisi kesehatan dan obat. Stres, infeksi, atau obat tertentu dapat menaikkan angka.
Langkah berikutnya
Cocokkan hasil dengan waktu pengukuran (puasa vs setelah makan).
Satu angka tinggi belum tentu diagnosis; minta dokter mengonfirmasi.
Jika berulang kali di atas 140 mg/dL setelah makan, jadwalkan pemeriksaan.