Ditulis oleh Tim Editorial TanyaSehat · Ditinjau oleh Tim Editorial TanyaSehat (review internal) pada 2026-08-25 · Diperbarui 2026-08-25
Nasi padang tidak harus dilarang kalau kamu sedang menjaga gula darah. Yang paling berpengaruh biasanya bukan menunya, melainkan porsi nasi dan kebiasaan pendampingnya. Tiga penyesuaian yang paling realistis:
Dengan penyesuaian seperti ini, banyak orang tetap bisa menikmati nasi padang 1-2 kali seminggu tanpa membuat gula darah melonjak drastis.
Nasi putih dalam porsi besar adalah sumber karbohidrat yang cepat diurai menjadi glukosa. Satu porsi nasi di rumah makan padang bisa jauh lebih banyak daripada porsi makan di rumah — dan lauknya yang lezat sering membuat nasi cepat habis tanpa disadari.
Beberapa pendampingnya juga ikut menyumbang: kuah santan kental yang kaya lemak membuat kalori total naik, dan minuman manis menambah gula tanpa membuat kenyang. Lemak tidak langsung menaikkan gula darah, tetapi kalori berlebih yang rutin akan memengaruhi berat badan — dan berat badan adalah salah satu faktor terbesar dalam kontrol gula darah jangka panjang.
Dampak satu piring nasi padang berbeda-beda tergantung:
Kalau kamu ingin tahu dampaknya pada tubuhmu sendiri, sebagian orang memakai glucometer untuk mengecek 2 jam setelah makan — hasilnya bisa didiskusikan dengan dokter, dan kisaran umumnya bisa kamu lihat di Interpreter Gula Darah.
Ditulis oleh Tim Editorial TanyaSehat · Ditinjau oleh Tim Editorial TanyaSehat (review internal)
Ditinjau: 2026-08-25 · Diperbarui: 2026-08-25
Konten ditinjau sebelum dipublikasikan dan diperbarui bila ada perubahan informasi penting.
Informasi umum, bukan pengganti konsultasi dokter.