
Ditulis oleh Tim Editorial TanyaSehat · Ditinjau oleh Tim Editorial TanyaSehat (review internal) pada 2026-08-29 · Diperbarui 2026-08-29
Sebagai estimasi, strip tes gula darah di pasaran Indonesia umumnya berada di kisaran Rp5.000–Rp15.000 per strip, tergantung merek dan isi kemasan. Biaya bulananmu tinggal dikalikan dengan frekuensi cek: cek 1 kali sehari berarti sekitar 30 strip per bulan, cek 2 kali sehari sekitar 60 strip. Angka ini perkiraan dan bisa berubah — selalu cek harga terbaru di apotek.
Gambaran umum yang sering ditemui, dapat berubah sewaktu-waktu dan berbeda antar daerah:
Karena strip adalah pengeluaran rutin, pertimbangkan biaya jangka panjang sejak memilih alat — rinciannya ada di harga glucometer berapa.
Contoh sederhana sebagai estimasi:
Frekuensi cek sebaiknya mengikuti anjuran dokter, bukan kebiasaan semata. Untuk memahami angka hasilnya, lihat gula darah puasa normal berapa dan gula darah normal berapa.
Strip tidak bersifat universal. Setiap strip dirancang untuk model glucometer tertentu, jadi:
Bila baru mau membeli alat dan ingin menekan biaya strip jangka panjang, panduan memilihnya ada di glukometer terbaik untuk pemakaian rumah.
Pemeriksaan gula darah di fasilitas kesehatan dapat ditanggung BPJS Kesehatan bila ada indikasi medis sesuai ketentuan yang berlaku, misalnya atas penilaian dokter di fasilitas tingkat pertama. Namun strip untuk pemakaian mandiri di rumah umumnya merupakan pengeluaran pribadi. Ketentuan bisa berubah, jadi pastikan ke fasilitas kesehatan atau kanal resmi BPJS Kesehatan.
Halaman ini bersifat edukatif dengan kisaran estimasi, bukan pengganti advice dokter atau apoteker soal kebutuhan cekmu.
Ditulis oleh Tim Editorial TanyaSehat · Ditinjau oleh Tim Editorial TanyaSehat (review internal)
Ditinjau: 2026-08-29 · Diperbarui: 2026-08-29
Konten ditinjau sebelum dipublikasikan dan diperbarui bila ada perubahan informasi penting.
Informasi umum, bukan pengganti konsultasi dokter.