
Ditulis oleh Tim Editorial TanyaSehat · Ditinjau oleh Tim Editorial TanyaSehat (review internal) pada 2026-08-29 · Diperbarui 2026-08-29
CGM (continuous glucose monitor) di Indonesia kini sudah bisa dibeli, dan merek yang paling sering dibicarakan adalah FreeStyle Libre. Gambaran harga pasar saat ini (estimasi, bisa berbeda antar penjual dan waktu):
Yang sering luput dihitung: sensor adalah biaya berulang. Untuk memantau terus-menerus, butuh sekitar 2 sensor per bulan — artinya kisaran Rp2 jutaan per bulan (estimasi), belum termasuk kebutuhan cek konfirmasi dengan glukometer pada situasi tertentu.
CGM memberi gambaran gula darah sepanjang hari — termasuk malam hari dan setelah makan — yang tidak bisa ditangkap cek jari sesekali. Untuk pengguna insulin, terutama terapi intensif, informasi ini bisa mengubah kualitas kontrol gula darah secara nyata.
Tapi sebagai keputusan belanja, CGM hanya masuk akal kalau biaya bulanannya sustainable untuk keuanganmu. Membandingkannya dengan glukometer konvensional penting: harga glukometer jauh lebih murah (lihat harga glucometer), dan untuk banyak orang dengan diabetes tipe 2 yang tidak memakai insulin, cek mandiri beberapa kali sehari sering masih cukup. Perbandingan lengkapnya ada di glucometer vs CGM.
Kalau kamu belum yakin perlu atau tidak, baca dulu CGM vs cek gula darah mandiri. Dan apa pun alatnya, angka hasil ukur bisa kamu pahami konteksnya lewat Interpreter Gula Darah — edukatif, bukan diagnosis.
Ditulis oleh Tim Editorial TanyaSehat · Ditinjau oleh Tim Editorial TanyaSehat (review internal)
Ditinjau: 2026-08-29 · Diperbarui: 2026-08-29
Konten ditinjau sebelum dipublikasikan dan diperbarui bila ada perubahan informasi penting.
Informasi umum, bukan pengganti konsultasi dokter.